Quantcast
Channel: Gunungkidul - KRjogja.com
Viewing all 2932 articles
Browse latest View live

Sakit Tak Sembuh, Sutiyo Gantung Diri

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRJogja.com) </strong>- Sutiyo (55) warga Nglorok, Kedungpoh, Nglipar ditemukan tewas gantung diri, Senin (12/05/2014). Korban yang selama ini menderita penyakit gula, diduga lantaran putus asa, akhirnya memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. <br /> <br /> Petugas kepolisian bersama tim medis, akhirnya datang dan mengevakuasi korban. &ldquo;Kejadian ini murni gantung diri. Berdasarkan pemeriksaan petugas dan tim medis tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan,&rdquo; kata Aiptu Ngatimin Kanit Reskrim Polsek Nglipar, Senin (12/05/2014).<br /> <br /> Kejadian gantung diri tersebut memang sempat menggemparkan masyarakat sekitar. Keluarga juga tidak menduga bila korban akhirnya memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Hasil pemeriksaan petugas tidak ada tanda-tanda kekerasan, hingga akhirnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.</p> <p>&ldquo;Kejadian ini sudah ditangani petugas dan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,jelasnya. <strong>(Ded)</strong></p>

Kejari Wonosari Tangani Kredit Macet BDG

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com)</strong> - Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonosari mengadakan penandatanganan nota kesepahaman dengan Bank Daerah Gunungkidul (BDG) di aula Kejari, Selasa (13/05/2014). Kegiatan dihadiri Kepala Kejari Wonosari Damly Rowelces SH, Kasi Datun Joko Wuryanto SH MH , pejabat teras kejari serta Direktur Utama BDG&nbsp; Dra Rini Widiyanti dan Direktur&nbsp; BDG Suci Sulistyowati. <br /> <br /> &ldquo;Kejaksaan dengan surat kuasa khusus dapat bertindak baik di dalam maupun luar pengadilan untuk kepentingan negara,&rdquo; kata Kepala Kejari Wonosari Damly Rowelces SH.<br /> <br /> Melalui nota kesepahaman ini, Kejari Wonosari dengan surat kuasa dari BDG dapat melakukan penanganan kredit macet. Kasi Datun Joko Wuryanto mengungkapkan, melalui kerjasama ini diharapkan keberadaan BDG dalam mengelola keuangan daerah lebih baik. Nota kesepahaman juga mengimplementasikan tugas jaksa bidang perdata dan tata usaha negara. &ldquo;BDG menjadi pengelolan keuangan daerah yang juga milik negara,&rdquo;jelasnya. <strong>(Ded)</strong><br /> &nbsp;</p>

Bupati Canangkan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com) -</strong> Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Balai Desa Kemadang, Tanjungsari, Rabu (14/05/2014). Bersamaan juga digelar Bhakti Sosial TNI KB dan Kesehatan. <br /> <br /> Kegiatan dihadiri Pasiter Korem 072 Pamungkas Letkol Arm Endro Respati, Deputi Keluarga Sejahtera BKKBN PUsat Sudibyo Alimuso, muspida dan tamu undangan. &ldquo;Pencanangan ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Sehingga bisa meningkatkan dan mensejahterakan masyarakat,&rdquo; kata Hj Badingah Ssos.<br /> <br /> Menurut Bupati melalui pencanangan ini, diharapkan generasi muda terus tetap bisa melestarikan nilai nilai kegotongroyongan. Berbagai program yang sudah berjalan di masyarakat baik pembangunan fasilitas umum, peningkataan kepesertaan KB maupun yang lain akan mendorong pertumbuhan masyarakat. &ldquo;Pemkab mengapresiasi TNI yang terus ikut dalam menggalakkan program KB bersama dengan BKKBN baik dipusat maupun daerah,&rdquo;jelasnya.<br /> <br /> Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Gunungkidul Sudjoko MSi menambahkan, program yang berjalan yakni peresmian pasar cabean ngestirejo, peresmian pasar tanjung Kemiri, meninjau lokasi gedung PAUD sangen, tinjaun cor rabat beton di lomba motivator KB dan peninjauan gedung posyandu. <strong>(Ded)<br /> <br /> </strong></p>

Tim Sikompak Nilai Desa Plembuatan

$
0
0
<p><strong>GUNUNGKIDUL (KRjogja.com)</strong> - Tim Penilai Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat Sikompak Award tingkat nasional melakukan penilaian di Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Jumat (15/05/2014). Desa ini menjadi tiga besar tingkat nasional dalam perencanaan pembangunan desa 2014.</p> <p>Tim Penilai Sikompak Award dari Kementeraian Dalam Negeri yang dipimpin Rudy diterima oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB (BPNPKB) Gunungkidul Sujoko SSos MSi dan Camat Playen Miksan SH MSi. &ldquo;Pemerintah memberikan penghargaan berupa Sikompak Award kepada desa terutama pelaku Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan yang telah berhasil membuat perencanaan desa dan pelaksaan PNPM-MP secara sinergi dengan keberhasilan pengentasan kemiskinan,&rdquo; kata Rudy.</p> <p>Selama kunjungannya di beberapa daerah untuk melakukan verifikasi, Rudy mengaku sambutan masyarakat Desa Plembutan sangat luar biasa, hal ini menujukkan partisipasi dan gotong royong masyarakat masih tinggi. Pihaknya percaya dari program PNPM-MP yang diawali dengan perencanaan yang matang dengan melibatkan seluruh masyarakat akan membuahkan hasil yang maksimal. Pihaknya juga meminta kepada pelaku PNPM-MP untuk menghindari timbulnya permasalahan terhadap PNPM-MP dengan melakukan musyawarah. <strong>(Awa)</strong></p>

Sakit Menahun, Mbah Putri Gantung Diri

$
0
0
<p><strong>GUNUNGKIDUL (KRjogja.com)</strong> - Diduga tak kuat menahan sakit tak kunjung sembuh, Tugiyem (70) warga Karngmojo ditemukan tewas gantung diri, Jumat (16/05/2014). Peristiwa tersebut sempat menggemparkan masyarakat sekitar, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangmojo.</p> <p>&quot;Petugas bersama tim medis langsung mengevakuasi Tugiyem. Kejadian ini murni gantung diri,&rdquo; kata Kapolsek Karangmojo Kompol Saman.</p> <p>Korban ditemukan anggota keluarga yang mencoba membuka pintu kamar. Tugiyem sudah ditemukan menggantung di dalam kamarnya. Kapolsek menambahkan, hasil pemeriksaan terhadap korban, tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan maupun penganiayaan.</p> <p>&quot;Kejadian tersebut murni gantung diri. Usai dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,&quot; jelasnya. <strong>(Ded)</strong></p>

Ombak Tinggi, Nelayan Baron Tak Melaut

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRJogja.com) </strong>- Sebagian besar nelayan Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul memilih tak melaut akibat gelombang naik hingga 4 sampai 5 meter dalam beberapa hari terakhir. Nelayanpun hanya beraktivitas memperbaiki jarring, serta membawa kapal ke tempat yang lebih aman. <br /> <br /> &ldquo;Banyak yang memilih libur melaut. Gelombang pantai selatan memang mengalami kenaikan,&rdquo; kata Satiman salah satu SAR Pantai Baron, Sabtu (17/05/2014).<br /> <br /> SAR lanjutnya, terus melakukan pemantauan perubahan gelombang laut agar bisa diinformasikan baik bagi nelayan maupun wisatawan. Jika kondisi gelombang berbahaya tentunya akan diberikan imbauan agar nelayan menunggu situasi lebih aman. Termasuk wisatawan agar tidak mendekati lokasi rawan kecelakaan laut.<br /> <br /> Koordinator Tim SAR Pantai Baron Marjono menuturkan, berkait dengan kenaikan gelombang laut tim SAR dikerahkan mengamankan pantai. Selain itu&nbsp; juga memasang rambu di titik-titik rawan kecelakaan laut. Imbauan baik secara langsung maupun melalui pengeras suara juga dilakukan untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan. &ldquo;Tim SAR siaga mengamankan pantai selatan,&rdquo;jelasnya. <strong>(Ded)</strong><br /> <br /> &nbsp;</p>

Dikpora Gelar Lomba Ketertiban Lalu-Lintas

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com) -</strong> Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) bersama Satlantas Polres Kabupaten Gunungkidul menggelar Lomba Kampanye Tiblantas. pada Selasa (20/05/2014). Kegiatan yang&nbsp; bertepatan dengan pengumuman kelulusan siswa kelas XII SMA/MA,SMK untuk mengantisipasi kebut-kebutan siswa lulus ujian.<br /> <br /> Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke 183<br /> ini memiliki ketentuan peserta siswa kelas XII. Setiap sekolah minim mengirimkan 1 kelompok (10 sepeda motor dan 10 siswa atau 20 siswa (berboncengan), maksimal mengirimkan 2 kelompok (40 siswa). Peserta Lomba Kampanye Tiplantas harus punya SIM, Mmakai Helm Standar, wajib mengenakan seragam (Abu-abu-putih) bersih tanpa coretan pilok. Sekolah menugaskan Guru dan Karyawan sebagai pendamping.<br /> <br /> Menurut Kepala Dinas Dikpora Gunungkidul Drs Sudodo MM rute lomba Kampanye Tiplantas dari Lapangan Pemda menuju ke kecamatan Semanu- Paliyan- Playen-Siyono-Ringrout-Selang-Karangmojo-Semanu-Wonosari.Peserta masuk komplek Sewokoprojo. Route tersebut juga dikaitkan dengan obyek wisata yang ada di kecamatan Semanu,Paliyan, Playen,Wonosari dan Karangmojo. <strong>(*-3)</strong></p>

Antisipasi Terorisme, Waspadai Orang Asing

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com)&nbsp; -</strong>&nbsp; Komandan Korem (Danrem) 072 Pamungkas Brigjen TNI MS Fadhilah mengingatkan masyarakat mewaspadai orang asing. Bila terdapat orang yang tidak kenal masuk ke daerah harus diketahui identitas orang tersebut.&nbsp; Kasus imigran gelap yang sempat terjadi di Gunungkidul tidak boleh dianggap main-main. <br /> <br /> &quot;Jika ada orang asing, tidak boleh diterima langsung tetapi harus melapor desa dilanjutkan Koramil, Babinsa maupun Polsek. Langkah ini juga mencegah aksi terorisme,&rdquo; kata Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI MS Fadhilah di acara Dialog Kebangsaan di Bangsal Sewakapraja, Wonosari, Minggu (18/05/2014). Kegiatan dihadiri perwira Kodim serta organisasi kepemudaan di Gunungkidul. <br /> <br /> Danrem mengungkapkan, Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama serta memiliki kerawanan baik dari luar maupun dalam negeri. Oleh sebab itu, membangun atau menciptakan suasana aman dan kondusif tidak bisa hanya dengan omongan, tetapi langkah nyata. Salah satunya membudayakan sikap disiplin, termasuk juga kehati-hatian dalam menerima masuknya orang asing. <strong>(Ded)<br /> &nbsp;</strong></p>

Polres Gencarkan Sosialisasi Tiblantas

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com) -</strong>&nbsp;&nbsp; Jajaran Sat Lantas Polres Gunungkidul menggencarkan sosialisasi tertib berlalu-lintas (tiblantas). Personel polisi bersama 9 polwa yang berdandan pakaian jathil melakukan sosialisasi di alun alun Wonosari, Kamis (23/05/2014). <br /> <br /> Menurut Kasat Lantas AKP Endar Isnianto SIK di dampingi Kanit Dikyasa Ipda Jarwanto SH , melalui media sosialisasi ini dimaksudkan agar lebih menarik dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib. Serangkaian agenda ini merupakan Operasi Simpatik Progo 2014. <br /> <br /> &quot;Sasarannya untuk menekan terjadinya angka kecelakaan. Pada sosialisasi di alun alun, petugas juga membawa papan yang berisi pesan pesan agar pengguna kendaraan untuk lebih berhati-hari serta mematuhi rambu-rambu berlalu-lintas. Petugas kepolisian juga membagikan brosur yang isinya tentang sosialisasi tiblantas,&rdquo;jelasnya.<br /> <br /> Kasat Lantas menambahkan, selain di alun-alun, sosialisasi juga dilaksanakan di Bunderan Siyono Playen. Polwan memang berpakaian ala jathilan agar mampu menarik simpatik para pengguna kendaraan bermotor. &ldquo;Sosialisasi tiblantas akan terus digencarkan dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat,&rdquo;imbuhnya.<strong> (Ded)<br /> <br /> &nbsp;<br /> <br /> </strong></p>

Ribuan Warga Senam Massal di Alun-alun Wonosari

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRJogja.com)</strong> - Ribuan warga Gunungkidul mengikuti acara jalan sehat serta senam massal yang diselenggarakan di alun alun Wonosari, Jumat (23/05/2014). Kegiatan dipimpin Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos dan diikuti pegawai pemda, instansi terkait, pelajar dan masyarakat. <br /> <br /> &ldquo;Senam massal dan jalan sehat merupakan rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke 183. Melalui&nbsp; kegiatan ini untuk meningkatkan kebersamaan dan mendorong semangat berolahraga,&rdquo; kata Kabag Humas Pemkab Gunungkidul Agus Kamtono MSi.<br /> <br /> Setelah senam massal, massa dilepas bupati untuk mengikuti jalan sehat mengelilingi jalur utama di Kota Wonosari. Agus Kamtono mengungkapkan, rangkaian hari jadi juga akan dilaksanakan porseni TK di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul. Sementara untuk puncaknya, Selasa (27/05/2014) berupa upacara hari jadi di alun alun Wonosari&nbsp; serta pentas gambyong massal. Sore harinya dilaksanakan kirab budaya<strong>. (Ded)</strong><br /> &nbsp;</p>

108 Siswa SMAN 1 Patuk Diwisuda

$
0
0
<p><strong>GUNUNGKIDUL (KRjogja.com)</strong> - SMAN 1 Patuk, Gunungkidul mewisuda 108 siswa di halaman sekolah, Sabtu (24/05/2014). Wisuda dan perpisahan dikemas dengan nuansa jawa, sekolah ini berhasil meluluskan seratus persen siswanya.</p> <p>&ldquo;Sebanyak 108 siswa berhasil lulus seluruhnya. Siswa yang lulus diharapkan bisa menjaga nama baik almamater, serta meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi ,&rdquo; kata Drs Hananto Kepala SMAN 1 Patuk.<br /> <br /> Ketua panitia penyelenggara Bambang SPd mengungkapkan, seluruh siswa menggunakan pakaian adat siswa serta dihadiri Camat Patuk R Haryo Ambarsuwardi, orang tua siswa dan tamu undangan. Melalui pendidikan yang telah diperoleh di sekolah serta berbagai keterampilan yang diberikan, siswa mampu menjadi cerdas dan memiliki daya saing. <strong>(Ded)</strong></p>

Pasar Playen Akan Ditambah 4 Lampu

$
0
0
<p><strong>WONOSARI(KRjogja.com) </strong>- Jalan didepan Pasar Playen Gunungkidul, direncanakan&nbsp; ditambah 4 lampu penerangan jalan, sehingga jalandi depan Pasar Playen lebih terang. Mengingat perkembangan Pasar Playen sangat pesat, bahkan Pasar Playen 24 jam ramai dikunjungi masyarakat dan pedagang dari luar kabupaten.<br /> <br /> Menurut pedagang sayur yang &ldquo;kulakan&rdquo; di pasar Playen, sejak pukul 24.00 dagangan&nbsp; sudah datang dari berbagai daerah. Roti dan beraneka makanan kecil datang dari Klaten, Yogya dan penduduk sekitar, sayuran, ketela dari Tawangmangu, Piyungan Bantul dan daerah sekitar.<br /> <br /> Rencana&nbsp; penambahan lampu penerangan jalan di sekitar Pasar Playen, dikatakan Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Gunungkidul Ikrar Subarno, didampingi Priyo Sarjono kepada KR Jogja.com Sabtu (24/05).<br /> Untuk 4 lampu dibutuhkan dana Rp 36 juta, yang akan diambilkan dari Dana ABT 2014. Diharapkan Nopember sudah cair danyanya. <strong>(Tds)</strong><br /> <br /> &nbsp;</p>

SMKN I Saptosari Gelar Senam Sehat Anti Narkoba

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com) -</strong> Dalam rangka HUT ke 10 SMKN I Saptosari Gunungkidul, Minggu (25/05/2014) digelar Senam Sehat Anti Narkoba di lapangan Saprosari Gunungkidul. Senam dibuka oleh Wakil Bupati Gunungkidul DR Imawan Wahyudi, disaksikan&nbsp; Camat Saptosari Jarot Dwiatmojo, Kapolsek, Danramil dan undangan.<br /> <br /> DR Imawan Wahyudi dalam sambutannya berharap, masyarakat menjadi sehat apabila rutin melaksanakan senam, dibadan yang sehat mari kita anti Narkoba. &ldquo;Saya kebetulan Ketua Badan Narkoba Kabupaten (BNK) Gunungkidul, mengajak masyarakat&nbsp;&nbsp; untuk melawan Narkoba/ anti Narkoba.&rdquo; Kata Imawan.<br /> <br /> <br /> Kepala Sekolah SMKN I Saptosari Dra Siti Fadilah MpdI, dalam sambutannya memohon doa restu kepada peserta Senam dan masyarakat, agar SMKN I Saptosari, dalam usianya yang ke 10 tahun, dapat maju sejalan dengan perkembangan. SMKN I Saptosari tahun ini meluluskan 227 siswa (100 persen) dalam pelaksanaan UN Tahun 2014. Panitian menyediakan aneka hadiah seperti sepeda gunung dan mesin cuci. <strong>(*-3)<br /> <br /> </strong></p>

Paceklik Ikan, Nelayan Baron Bertani

$
0
0
<p><strong>WONOSARI&nbsp; (KRjogja.com) -</strong>&nbsp; Akibat musim paceklik dan kondisi gelombang laut masih fluktuatif atau berubah-ubah, nelayan pilih kembali bertani. Terlebih sekarang ini kawasan selatan Gunungkidul memasuki musim panen kacang.&nbsp; <br /> <br /> &quot;Saat ini musim panen kacang, banyak nelayan tidak melaut dan kembali ke pertanian. Sejumlah nelayan yang nekat turun melaut hasil tangkapannya sangat minim ,&rdquo; kata Koordinator Tim SAR Pantai Baron, Tanjungsari&nbsp; Marjono, Minggu (25/05/2014).<br /> <br /> Dikatakan, nelayan yang nekad turun hanya membawa pulang beberapa kilogram ikan campur. Melihat tangkapan yang minim banyak nelayan hanya beraktifitas memperbaiki jarring serta kembali ke ladang. Tim SAR terus melakukan pemantauan perubahan gelombang laut, sebab beberapa waktu lalu ombak sempat menerjang lapak pedagang di sisi barat Pantai Baron. &quot;Petugas juga memberikan imbauan kepada pedagang agar waspada mengingat gelombang dapat berubah sewaktu-waktu,&quot;imbuhnya. <strong>(Ded)</strong></p>

Junior Malioboro Hibur Peserta Senam

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com)-&nbsp;</strong> Grup Salawat Angklung anak-anak SD Trowono yang bernama Junior Malioboro, Minggu (25/05/2014) menghibur peserta Senam Sehat Anti Narkoba dilapangan Saptosari Gunungkidul. Merekan menampilkan lagu-lagu Joget, Rindu Ibu, Secawan Madu sampai Prau Layar.<br /> <br /> Menurut Aris Setiawan yang dikenal dengan panggilan Aris Kento, Grup kesenian yang ada di Trowono adalah Grup Slawatan, kemudian dikreasi dengan musik Angklung, sehingga disebut Slawatan Angklung Junior Malioboro. Pemain intinya pengendang oleh Gema (kelas II SD), angklung dimainkan oleh Nosa&nbsp; kelas V dan 6 temannya ada yang memukul drum, alat musik lainnya.<br /> <br /> Ditambahkan oleh Suratno, kesenian Slawatan Angklung berkah adanya hujan abu beberapa waktu lalu, anak-anak tak sengaja bermain musik ala kadarnya. Kemudian dibina oleh Aris Kento dengan musik angklung. Ternyata banyak yang suka. Grup Slawatan Angklung anak disiapkan untuk mengikuti lomba tingkat propinsi bulan Agustus mendatang.<strong> (*-3)</strong></p>

IKG Salurkan 1.500 Sembako Gakin

$
0
0
<p><strong>WONOSARI&nbsp; (KRjogja.com) -</strong> Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) mengadakan bakti sosial berupa penyaluran sembako bagi warga miskin (gakin)&nbsp; di Joglo Mijahan, Kecamatan Semanu, Minggu (25/05/2014). Secara simbolis sembako diserahkan Ketua IKG Benyamin Sudarmadi kepada warga dan disaksikan Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos bersama muspika. <br /> <br /> &ldquo;Bantuan sembako diharapkan mampu memberikan manfaat. Bakti sosial ini merupakan agenda rutin tahunan IKG,&rdquo; kata Benyamin Sudarmadi SH di sela-sela acara.<br /> <br /> Selain itu, juga digelar sarasehan dengan tema Pariwisata dan juga menghadirkan Tri Sumono motivator bagi anak-anak muda. Benyamin menuturkan, agenda ini akan dilaksanakan setiap tahun untuk memberikan bantuan bagi masyarakat di Gunungkidul. <br /> <br /> IKG juga menyelenggarakan wayang kulit, sebagai salah satu upaya pelestarian budaya dan hiburan bagi masyarakat di Gunungkidul. Sementara Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos menyambut baik diselenggarakannya bakti sosial pembagian sembako. Bantuan yang diterima tentunya bermanfaat dan mampu mengurangi beban keluarga kurang mampu.<strong>(Ded)<br /> </strong></p>

Pedagang di Pantai Krakal Mahir Bahasa Inggris

$
0
0
<p><strong>GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) -</strong>&nbsp; Salah satu teroBosan baru untuk meningkatkan ketrampilan pedagang di objek wisata Gunungkidul . Para pedagang makanan dan minuman serta penjual jasa di Objek Wisata Pantai di Gunungkidul mengikuti kursus Bahasa Inggirs. Kursus tersebut bertujuan agar para pedagang bisa berkomunikasi dengan turis manca negara, sehingga para wisatawan akan terlayani.<br /> <br /> Menurut Sudarto Ketua Pokdarwis Pantai Krakal kepada KR Minggu (25/05/2014), sudah menjadi tuntutan bahwa semakin meningkatnya kunjungan wisata di Gunungkidul harus diimbangi dengan pelayanan pelaku wisata termasuk para penjual jasa dan pedagang. Meskipun latar pendidikan pedagang di objek wisata pantai hanya terbatas, namun diharapkan bisa melayani turis paling tidak pedagang mampu&nbsp; cara menawarkan dagangan dan membuat menu dalam Bahasa Inggris, katanya.&nbsp; &ldquo;Kami menyamkbut baik atas kepedulian Drs Suwarno yang mau menularkan kepintarannya kepada para pedganag,s ehingga mampu meningkatkan profesionalisme para pedagang di objek wisata,&rdquo; katanya. <strong>(Awa)<br /> &nbsp;<br /> </strong></p>

Komunitas Chevrolet Kunjungi Gunungkidul

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRJogja.com) </strong>- Untuk meningkatkan tali silaturahmi dan melihat keindahan pariwisata, Komunitas Chevrolet Spin Indonesia se Jawa dan Lampung mengadakan touring di Kabupaten Gunungkidul, Minggu (25/05/2014). Kegiatan touring ini diikuti&nbsp; 78 kendaraan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Banten hingga Lampung. <br /> <br /> &quot;Gunungkidul menjadi tujuan touring region Jawa karena memang memiliki obyek wisata yang beragam mulai dari susur gua hingga pantai,&quot; kata Satriya salah satu peserta touring. <br /> <br /> Rombongan touring tiba siang hari di Gunungkidul dan langsung menuju obyek wisata Goa Pindul. Pesertapun menikmati susur Goa Pindul dan selanjutnya melakukan bakti sosial di Panti Asuhan Bhakti Putra Wonosari. Peserta touring kemudian menuju obyek wisata di Pantai Selatan Gunungkidul.<br /> <br /> Pimpinan kegiatan Touring CSI, Amron Hendranata, mengungkapkan, touring ini dimaksudkan untuk meningkatkan silaturahmi sesama pemilik kendaraan Chevrolet Spin se Jawa dan Lampung. Termasuk memperkenalkan potensi wisata di Kabupaten Gunungkidul.<strong> (Ded)&nbsp;&nbsp; </strong></p>

Polda DIY Siap Amankan Paskah

$
0
0
<p><strong>WONOSARI(KRjogja.com) -</strong> Kapolda DIY Brigjen Pol Haka Astana menegaskan siap mengamankan pelaksanaan Hari Paskah atau Kenaikan Isa Almasih pada Rabu (28/05/2014).<br /> <br /> &quot;Aparat kepolisian siap memberikan pengamanan pada acara Perayaan Paskah, yang akan dilaksanakan di Gunungkidul.&rdquo; Kata Brigjen Haka Astana didampingi Danrem 072 dan Bupati Gunungkidul usai menghadiri Upacara HUT Kabupaten Gunungkidul.&nbsp; <br /> <br /> &ldquo;Pelaksanaan peringatan Paskah diserahkan kepada panitia, mau dilaksanakan dimana, dan saya tinggal perintah Kapolres Gunungkidul untuk memberikan pengamanan,&quot; imbuh Kapolda.<br /> <br /> Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X, dalam sambutan Hari Jadi Gunungkidul ke 183, mengatakan &ldquo;Kita kudu bisa tepa sarira, kanthi negenake rumaketing paseduluran antarsuku, agama, ras lan golongan murih Rukun Agawe Santoso. (Kita harus mawas diri dengan mengutamakan eratnya persaudaraan, antarsuku, agama,ras dan gwaolongan, agar tetap bersatu).<br /> <br /> Sri Sultan HB X percaya masyarakat Gunungkidul sudah faham hidup bersama,walaupun beda agama tetap rukun dan bersatu membangun daerahnya. Tentang peringatan Paskah yang akan dilaksanakan di Gunungkidul, menurut Gubernur ijinya sudah keluar, dan tetap dilaksanakan. <strong>(*-3)<br /> <br /> </strong></p>

Gunungan Durian 'Meriahkan' HUT Gunungkidul

$
0
0
<p><strong>WONOSARI (KRjogja.com) -</strong> Ada pemandangan menarik dalam Upacara Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke 183. Selain semua peserta mengenakan busana Kejawen, juga diramaikan 18 gunungan dari kecamatan yang ada di Gunungkidul. Sedangkan paling menarik gunungan durian dari kecamatan Patuk.<br /> <br /> Gunungan itu diarak oleh empat orang berbusana Punakawan berkostum busana merah. Akibatnya, mencuri perhatian para peserta upacara. Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur DIY&nbsp; Sri Sultan X, dihadiri Muspida Propinsi DIY, Bupati se DIY, Muspida Gunungkidul dan tamu dari luar Jawa.<br /> <br /> Bupati Gunungkidul Hj Badingah S Sos dalam laporannya menggunakan bahasa Jawa, selain melaporkan kemajuan kabupaten Gunungkidul juga menyampaikan kegiatan karyawan di Kabupaten Gunungkidul, tiap tanggal 27 menggunakan busana jawa mataraman gagrak Ngayogyakarta, dan menggunakan bahasa jawa.kegiatan ini dikuatkan dengan SK Bupati Gunungkidul.<br /> <br /> Upacara Hari Jadi Gunungkidul yang ke 183, dimeriahkan dengan Tari Gambyong masal, diikuti 120 siswa SMP/SMA dan SMK se Gunungkidul.<strong> (*-3)<br /> <br /> </strong></p>
Viewing all 2932 articles
Browse latest View live